Tingkatkan Budaya Membaca, Hentikan Sebar Hoax

hoax-stop_4.jpg

Akhir-akhir ini budaya membaca terasa kian menurun. Hal itu pun dirasakan oleh saya. Ketika bertemu artikel sedikit lebih panjang apalagi tanpa gambar yang menarik seperti enggan untuk membaca utuh hingga selesai.

Hal ini tentu kurang baik sehingga sering mengambi kesimpulan dari judul ataupun hanya pada awal paragraph. Akhirnya informasi yang didapat sering keliru.

Media membaca sekarang semakin berkembang, tidak hanya buku, majalah, koran dan media menggunakan kertas lainnya. Kita dapat mendapat informasi melalui media-media digital.

Sehingga semakin mudah untuk mengakses informasi yang kita butuhkan, pun dengan membuat informasi dan menyebarkannya.

sering kita dapati judul sebuah artikel baik berita ataupun blog, di tujukan untuk menarik perhatian yang jika dibaca utuh isi artikel tidak seperti maksud yang di sampaikan di judul. Teknik itu ada clickbait. Membesar-besarkan judul agar menarik jumlah pengunjung atau klik pada artikel tersebut.

Namun masalahnya tidak semua adalah pembaca yang cerdas. Sering kali artikel yang dibaca hanya sebatas judulnya atau taglinenya saja. Langsung meyakini itu adalah sebuah kebenaran yang otentik dan bisa dipertanggung jawabkan padahal BELUM TENTU.

Ditambah lagi kesenangan untuk menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya (HOAX). Tak sedikit berisi tentang kebencian, kekerasan, kejahatan, fitnah dan kebohongan. Demi untuk mendapat “predikat” orang yang paling tau, paling pertama tau, dan kebahagiaan ketika hasil berbaginya berbuah beberapa jumlah “like” atau komentar.

Meningkatkan budaya membaca itu penting, namun pilihlah bacaan yang baik, benar, bermanfaat, solusi dan dapat meningkatkan kualitas diri.

TIPS dan SOLUSI :

  1. Baca artikel sampai selesai.
  2. Jika kebenaran berita belum dapat dipastikan, tidak perlu disebarkan apalagi yang berisi fitnah, hoax, penipuan, kekerasan dll.
  3. Pastikan sumber berita bisa dipertanggung jawabkan. Pilih sumber berita yang terpercaya. Hindari blog atau portal berita abal-abal. Apalagi yang menyebarkan fitnah, kebencian, penipuan dll.
  4. Jika berita bermanfaat jangan lupa bagikan ke seluruh penjuru dunia. Seperti blog ini 🙂

 

One comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *